razia pskSLAWI – Satpol PP dan Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal, Sabtu-Minggu (14-15/11) menggelar razia mulai pukul 20.00 dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat mangkal para wanita malam, di antaranya warung-warung dikawasan Kalipasir, Margaayu – Margasari, rest area klonengan, warung di jalan raya Lebaksiu, warung remang-remang di Curug Pangkah dan lesehan di sepanjang jalan Raya Slawi hingga Adiwerna.

Dari razia yang berakhir pukul 02.00 Wib, Petugas berhasil menjaring 13 wanita diduga PSK dibeberapa lokasi yakni warung esek-esek di kalipasir mendapat 6 perempuan, 2 perempuan terjaring di warung depan rest area klonengan, 1 perempuan di warung sebelah timur Kec. Lebaksiu, 4 perempuan di warung remang remang di Curug Pangkah dimana salah satunya merupakan PSK eks lokalisasi Karanggondang.
Kepala Satpol PP Pemkab Tegal, H. Zaenal Arifin SH MM didampingi Kepala Seksi Tramtib, Abadi Amanto, S.IP SH mengatakan, razia PSK mengacu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum), khususnya tentang tertib sosial.

”Razia merupakan salah satu upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat (pekat) dan menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Tegal,” kata Abadi.

Dia mengemukakan, razia serupa digelar secara rutin setiap pekan oleh Satpol PP dengan sasaran sejumlah lesehan, warung remang-remang dan hotel. Adapun dari 13 Wanita yang terjaring, Tujuh wanita yang diduga PSK, setelah didata oleh instansi terkait, kemudian langsung dikirim ke panti rehabilitasi sosial di Surakarta, Minggu (15/11) pagi dengan menggunakan mobil Dinsosnakertrans dan pengawalan petugas Satpol PP.

Di sana, mereka akan mendapatkan pelatihan keterampilan kerja selama beberapa bulan dan bantuan modal peralatan untuk membuka usaha. Pada Agustus 2015 lalu, sebanyak 8 PSK juga dikirim ke panti yang sama dan empat bulan kemudian mereka pulang ke Tegal.

Mereka berasal dari Kabupaten Tegal dan sejumlah daerah lain. Usia mereka antara 21 tahun dan 34 tahun. Dinsosnakertrans terus memantau aktivitas mereka yang sudah pulang dari panti rehabilitasi sosial.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s