Penertiban Lapak PKL

pkl SLAWI- Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di beberapa kawasan, ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Tegal, Kamis (10/12/2015). Kawasan tersebut di antaranya kompleks Alun-alun Slawi (AAS), Jalan KS Tubun, dan Jalan Prof Moh Yamin, di pusat kota Slawi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Zaenal Arifin, mengatakan penertiban dilakukan dengan mengamankan sejumlah lapak PKL yang ditinggal pemiliknya. ”Lapak tersebut selanjutnya dibawa ke markas Satpol PP,” ujarnya.

Berdasar Perda Dia menjelaskan, penertiban dilakukan berdasarkan Perda Kabupaten Tegal Nomor 7 tahun 2011, tentang Ketertiban Umum. Selain itu juga menindaklanjuti perintah Bupati Tegal. ”Sebelum penertiban, Satpol PPtelah melakukan sosialisasi kepada para PKL, agar bisa mematuhi peraturan,” tandasnya.

Zaenal berharap, para PKL tetap menjaga kebersihan, keindahan dan ketertiban (K3) dalam menggelar dagangannya. Setelah berdagang, mereka diminta tidak meninggalkan gerobak, tenda, sampah, dan perlengkapan berdagang di lokasi, sehingga menimbulkan kesan kumuh dan berantakan.

”Saya berharap dalam berdagang PKL, agar tetap menjaga K-3, dan tidak membuat bangunan yang permanen maupun semi permanen pada lapak dagangannya. Dan untuk PKL kawasan AAS agar mematuhi jam berdagang yang telah disepakati bersama,” kata dia.

Selain menertibkan sejumlah lapak PKL, Satpol PP juga membersihkan sejumlah reklame dan banner yang ditempel pada pohon dan melintang di jalan.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s